Corentin Tolisso Bertekad Bungkam Para Peragu

Corentin Tolisso Bertekad Bungkam Para Peragu

Bayern Munchen dinilai telah ‘berjudi’ dengan merogoh kocek sebesar 37 Juta Euro dan berpotensi bertambah menjadi 41 Juta Euro hanya untuk mendatangkan seorang gelandang yang belum terbukti kualitasnya, Tolisso. Terkait hal ini, pemain Prancis mengungkapkan tekadnya untuk membuktikan bahwa dia memang layak dibanderol dengan angka setinggi itu dan membungkam para peragu.

Corentin Tolisso Bertekad Bungkam Para Peragu

Sebagaimana diketahui, sepanjang sejarahnya, Bayern Munchen tidak pernah merogoh kocek setinggi itu untuk mendatangkan seorang pemain. Mereka memang dikenal sebagai klub yang melahirkan pemain-pemain hebat, dan terkadang mendatangkan pemain besar di Bursa transfer. Namun, dalam sejarahnya, Bayern tak pernah sampai merilis kocek senilai 41 juta Euro hanya untuk mendatangkan seorang pemain saja.

Baru kali ini Die Roten berani berspekulasi dengan merogoh kocek sebesar itu untuk menggaet gelandan muda potensial asal Prancis, Corentin Tolisso. Sosok berusia 22 tahun itu ditebus Bayern dari klub Prancis, Olympique Lyon senilai 37 Juta Euro, dengan jumlah tersebut berpotensi bertambah menjadi 41 juta Euro, karena bayern menjanjikan empat juta Euro lagi sebagai bonus bersyarat dalam kesepakatan yang mereka capai dengan Klub Prancis.

Karenanya, tidak sedikit pihak yang meragukan kebijakan transfer Bayern dan menganggap mereka sedang ‘berjudi’ dengan Tolisso. Mengenai hal ini, sang pemain sendiri tidak akan ragu untuk membungkam para peragu yang menganggapnya tidak layak disematkan dengan banderol setinggi itu.

“Saya paham dan mengakui bahwa banderol setinggi itu telah menempatkan diri saya sendiri dalam sebuah tekanan. Akan tetapi, saya akan membuktikan sepenuhnya bahwa saya memang pantas dihargai dengan nilai itu, dan bayern sendiri tidak salah mengeluarkan uang sebesar itu untuk saya”

“Semuanya berlangsung sangat cepat tapi ketika saya tahu Bayern menginginkan saya, saya tidak mau berpikir panjang” Kata Tolisso kepada telefoot.

Kesan Carlo Ancelotti Terhadap Musim Pertamanya di Bundesliga

Kesan Carlo Ancelotti Terhadap Musim Pertamanya di Bundesliga

Juru taktik Italia itu cukup terkesan dengan Bundesliga Jerman usai melalui musim pertamanya sebagai kampiun bersama bayern. dia menyanjung kemajuan sepakbola Jerman dalam beberapa aspek.

Kesan Carlo Ancelotti Terhadap Musim Pertamanya di Bundesliga

Setelah mengakhiri musim depan raihan trofi Bundesliga jerman, pelatih Bayern Munchen, Carlo Ancelotti mengutarakan kesan yang ia dapat setelah melalui musim pertama alias musim debutnya menukangi klub Jerman dan bagaimana atmosfer yang dia rasakan di kompetisi bundesliga.

Manajer asal Italia tersebut memang ditunjuk untuk menangani tim utama bayern sejak pemegang tongkat kepelatihan sebelumnya, Pep Guardiola, memutuskan untuk tidak menambah kontrak kerja samanya di musim panas kemarin. Sebagai sosok yang berpengalaman, Ancelotti tentu diharapkan mampu membawa Bayern kembali menjuarai Liga Champions Eropa sejak terakhir kali di tahun 2013 silam dibawah arahan Jupp Heynckess.

Sayangnya, Don Carletto tak mampu mencapai ekspektasi tersebut, tapi dia berhasil membawa Bayern pertahankan titel Bundesliga jerman untuk kali kelima secara beruntun dalam lima musim terakhir. Terlepas dari capaian ini, sosok yang pernah melanglang buana di Italia, Inggris dan Prancis tersebut mengaku terkesan dengan sepakbola Jerman yang menurutnya sedikit lebih maju dalam beberapa aspek.

“Stadion di sini selalu penuh dan ada atmosfer yang luar biasa, Saya sangat menikmati atmosfernya. Di sini ada intensitas bermain yang nyata. Organisasi bertahannya juga sangat bagus dan tim-timnya sangat maju untuk urusan taktik. Ini sungguh pengalaman yang hebat bagi saya untuk belajar budaya baru.” ujarnya dikutip dari laman resmi Bayern Munchen.

Lebih lanjut, Ancelotti mengungkapkan rencananya selama liburan musim panas tahun ini, dimana Don Carletto berencana untuk menetap di kanada selama satu bulan ke depan.

“Saya akan terbang ke Vancouver [Kanada] dan mengahbiskan satu bulan di sana. Munich adalah kota yang sangat menyenangkan untuk ditinggali. Itu seperti Vancouver bagi saya. Keluarga saya dan saya sangat bahagia di sana.” Sambung sang peramu taktik.